
Simulasi FEA pada Sistem Poros-Gear Permesinan
Analisis struktural dan dinamis pada sistem transmisi daya yang melibatkan poros (shaft) dan roda gigi (gear) sangat krusial untuk menjamin efisiensi serta meminimalkan risiko kegagalan mekanis pada mesin industri. Metodologi Finite Element Analysis (FEA) digunakan untuk mengevaluasi distribusi tegangan, regangan, dan deformasi yang terjadi akibat transfer torsi tinggi dan beban rotasional. Melalui diskretisasi geometri roda gigi dan poros menjadi elemen solid 3D beresolusi tinggi, insinyur dapat memodelkan interaksi kontak antar-gigi secara mikro. Langkah numerik ini sangat penting untuk mendeteksi konsentrasi tegangan lokal yang dapat memicu keausan dini, patah gigi (tooth breakage), maupun defleksi poros yang mengganggu keselarasan (misalignment) sistem.
Skema Pembebanan Torsi, Kontraks Kontak Non-Linear, dan Pemodelan Pasak
Secara teknis, pemodelan dimulai dengan menetapkan kondisi batas (boundary conditions) yang merepresentasikan sistem penopang, seperti tumpuan bantalan gelinding (bearing stiffness) yang dimodelkan sebagai tumpuan elastis atau kaku. Skema pembebanan diterapkan berupa torsi input (input torque) pada salah satu ujung poros dan beban resistansi pada ujung poros pasangannya. Tantangan utama simulasi ini terletak pada definisi kontak non-linear permukaan-ke-permukaan (surface-to-surface frictional contact) di area mesh roda gigi (gear teeth engagement). Hubungan mekanis antara roda gigi dan poros, baik menggunakan sistem pasak (keyway) maupun suaian sesak (interference fit), dimodelkan secara detail guna menangkap tegangan geser dan tegangan tumpu yang terjadi saat menyalurkan daya maksimum.
Evaluasi Tegangan Kontak Bending, Defleksi Poros, dan Analisis Dinamik Modal
Evaluasi hasil simulasi berfokus pada dua parameter tegangan utama sesuai standar AGMA (American Gear Manufacturers Association), yaitu tegangan kontak permukaan (surface contact stress / pitting resistance) dan tegangan lentur pada akar gigi (bending stress at the tooth root). Nilai tegangan von Mises dianalisis secara transient seiring berputarnya roda gigi untuk memastikan tidak ada material yang melewati batas luluh (yield strength). Parameter rigiditas poros dipantau dengan mengukur defleksi lateral dan sudut puntir (torsional deflection) guna mencegah ketidaksejajaran roda gigi yang dapat memicu konsentrasi beban unilateral. Selain analisis statis, analisis modal tegang-awal (pre-stressed modal analysis) dilakukan untuk memetakan frekuensi alami sistem poros-gear, memastikan kecepatan putar operasional berada jauh dari area kecepatan kritis (critical speed) demi menghindari resonansi dan getaran berlebih (gear whine).
Jasa Simulasi Engineering PT Tensor
PT Tensor hadir sebagai mitra tepercaya yang menyediakan jasa simulasi FEA profesional untuk industri manufaktur permesinan, otomotif, pembangkit listrik, dan sistem transmisi berat. Sejak tahun 2013, PT Tensor telah membantu banyak perusahaan memvalidasi kelayakan struktural serta mengoptimalkan performa mekanis komponen rotasi melalui analisis FEA non-linear dan dinamis yang sangat akurat. Seluruh pengerjaan simulasi dilakukan oleh tim ahli berpengalaman dengan menggunakan software engineering berlisensi resmi, menjamin validitas data serta legalitas hasil analisis yang dapat dipertanggungjawabkan untuk keperluan sertifikasi produk, riset pengembangan desain baru, hingga audit forensik kegagalan mesin (failure analysis).
